Nur of class X students. Second, the use

Nur Fitria Rachmatika1Dwi Saksomo2Universitas Negeri Malang, JalanSemarang 5 MalangE-mail: [email protected] ABSTRAK:Fokus penelitian ini ialah diksi dalam teks eksposisi karya siswa kelasX MAN Kota Batu. Penelitian ini menggunakan racangan penelitian kualitatif danmerupakan penelitian deskriptif. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan empat fokus penelitian.

Pertama, penggunaan kata bersinonimdalam teks eksposisi karya siswa kelas X. Kedua,penggunaan kata bermakna denotatif dalam teks eksposisi karya siswa kelasX. Ketiga, penggunaan kata bermaknakonotatif dalam teks eksposisi karya siswa kelas X. Keempat,penggunaan kata indria dalam teks eksposisi karya siswakelas X. Masing-masing bagian terdapat tiga sub bab yang dikaji, yaitu (1)penggunaan diksi bagian tesis (pembuka), (2) penggunaan diksi bagian argumen,dan (3) penggunaan diksi bagian penutup.KataKunci: Teks eksposisi, pilihan kata (diksi), sinonim,denotatif, konotatif, indriaABSTRACT: The focus of this research is diction in the exposition by the work of students of X class of MAN Kota Batu. This research uses qualitative research and is a descriptive research. This study aims to describe four research focus.

First, the use of synonymous words in the exposition text of the work of class X students. Second, the use of the word denotative meaning in the exposition of the work of class X students. Third, the use of meaningful words connotative in the exposition of the work of class X. Fourth, the use of sensual words in the exposition of the text of the class X.

Each section there are three sub-chapters studied, namely (1) the use of diction thesis section (opening) (2) the use of dictioned argument parts, and (3) the use of diction parts of the cover. Keywords: Expositiontexts, diction, synonyms, denotative, connotativePendahuluanDiksi berasal dari katadictionary (bahasa Inggris yang katadasarnya diction) berarti perihalpemilihan kata. “Diksi membahas penggunaan kata, terutama pada soal kebenaran,kejelasan, dan keefektifan” (Putrayasa, 2014:7). Untuk menyusun kalimatefektif, hendaknya dipilih kata yang tepat. Kata yang tepat tersebut ialah katayang memenuhi isoformisme, yaitu kesamaan pengalaman masa lalu atau adanyakesamaan struktur kognitif.Pada kurikulum 2013 siswa tingkat SMAmendapat pembelajaran tentang menulis berbagai jenis teks. Teks deskriptif,Laporan Hasil Observasi (LHO), eksposisi, cerpen, dan sebagainya.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Penelitimelaksanakan penelitian tentang penulisan teks eksposisi yang diajarkan kepadasiswa kelas X. Pembelajaran teks eksposisi pada kurikulum 2013 diterima olehsiswa kelas X SMA. Teks eksposisi merupakan teks yang digunakan untukmeyakinkan pembaca terhadap opini yang dikemukakan dengan sejumlah argumenpendukung. Teks eksposisi biasanya memuat satu isu atau persoalan tentang topiktertentu dan pernyataan yang menunjukkan posisi penulis dalam menanggapi isuatau persoalan tersebut. Teks ini bertujuan untuk menjelaskan, mengklarifikasiatau mengevaluasi sebuah persoalan atau isu tentang topik tertentu.Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui penggunaan diksipada teks eksposisi karya siswa kelas X MAN Kota Batu berdasarkan ketepatanpenggunaannya. Analisis penggunaan diksi dilakukan pada masing-masing strukturteks eksposisi, yaitu bagian tesis (pembuka), bagian argumen, dan bagianpenutup. Macam-macam diksi yang dianalisis peneliti yaitu penggunaan katabersinonim, penggunaan kata bermakna denotatif, penggunaan kata bermaknakonotatif, dan penggunaan kata indria.

MetodePenelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Moleong (2014:6) menyatakanbahwa “penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahamifenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian…”.

Penelitimelaksanakan penelitian ini di MAN Kota Batu, kota Batu. Peneliti merupakaninstrumen utama dalam kegiatan pengumpulan data hingga analisis data. Penelitibertindak sebagai pengamat, perencana, pelaksana, dan pelapor hasil penelitian.

Data pada penelitian ini yaitu deskripsi unit-unit teks dalam teks eksposisiberupa penggunaan diksi dalam teks eksposisi karya siswa kelas X MAN Kota Batu.Sumber data pada penelitian ini yaitu teks karya siswa dari hasil mengarangteks eksposisi kelas X SMA. Tahap pertama yang dilakukan oleh peneliti dalammengumpulkan data penelitian adalah melakukan penugasan siswa menulis tekseksposisi dengan didampingi guru di dalam kelas.

Tahap kedua yaitu penelitimenerapkan instrumen pada data dengan cara mengutip bagian yang dimaksud untukdimasukkan dalam tabel data dan tabel analisis penggunaan diksi. Penelitiadalah unstrumen utama untuk menentukan fokus penelitian, lokasi penelitian,melakukan pengumpulan data, menganalisis data, menafsirkan data hingga membuatkesimpulan hasil analisis data. Prosedur analisis data yang peneliti gunakanyaitu (1) membaca teks eksposisi siswa, (2) pemberian kode, (3) pengelompokanhasil analisis, (4) memasukkan dan memetakan data, (5) menemukan pola-poladiksi, (6) menyajikan temuan hasil analisis, dan (7) membahas sertamenyimpulkan hasil analisis. Penelitian ini menggunakan uji keabsahan datadengan teknik perpanjangan pengamatan dan ketekunan pengamatan. Tahap-tahappenelian diantaranya, (1) memahami latar penelitian dan persiapan diri, (2) memasukilapangan, dan (3) berperan serta sambil mengumpulkan data.   Paparan Data dan TemuanPenelitianPenggunaan KataBersinonimBagian TesisBerdasarkan hasilanalisis data ditemukan sebanyak 91 (sembilan puluh satu) pemakaian katabersinonim. Pemakaian kata bersinonim pada teks eksposisi dengan tujuan untukmelakukan variasi kata pada kalimat eksposisi. Penggunaan kata bersinonim dalamteks eksposisi karya siswa bagian tesis dapat dilihat pada data berikut.

(1)     Hambatan = rintangan, cobaan (The/KSin/E01)Pada data (1) kata hambatan pada kalimat ‘Galaksi hari pertama berjalan dengan lancartanpa hambatan’ bersinonim dengan kata ‘rintangan atau cobaan’.Kata-kata tersebut dapat digunakan untuk variasi kata dalam kalimat. Dalampenyusunannya pada sebuah kalimat, penulis dapat memberikan kata ‘hambatan,rintangan, atau cobaan’ karena pengertiannya yang sama.Bagian ArgumenBerdasarkan hasil analisis dataditemukan sebanyak 165 (seratus enam puluh lima) pemakaian kata bersinonim.Pemakaian kata bersinonim pada teks eksposisi dengan tujuan untuk melakukanvariasi kata pada kalimat eksposisi.

Penggunaan kata bersinonim dalam tekseksposisi karya siswa bagian argumen dapat dilihat pada data berikut.(2)     Laris = laku, terjual (Arg/KSin/E01)Data (2) kata ‘laris’ pada kutipan kalimat ‘dagangan kami sangat lariskarena banyak alumni Maneba’ bersinonim dengan kata ‘laku, terjual’. Kata-katatersebut dapat digunakan untuk variasi kata dalam kalimat. Dalam penyusunannyapada sebuah kalimat, penulis dapat memberikan kata ‘laris, laku, atau terjual’,karena pengertiannya yang sama dan bisa menggantikan satu sama lain.Bagian PenutupBerdasarkan hasil analisis dataditemukan sebanyak 120 (seratus dua puluh) pemakaian kata bersinonim.

Pemakaiankata bersinonim pada teks eksposisi dengan tujuan untuk melakukan variasi katapada kalimat eksposisi. Penggunaan kata bersinonim dalam teks eksposisi karyasiswa bagian penutup dapat dilihat pada data berikut.(3)     Diadakan = diselenggarakan, dilaksanakan (Pen/KSin/E01)Data (3) kata ‘diadakan’ bersinonim dengan kata ‘diselenggarakan, dilaksanakan’.Kata-kata tersebut dapat digunakan untuk variasi kata dalam kalimat. Dalampenyusunannya pada sebuah kalimat, penulis dapat memberikan kata ‘diadakan,diselenggarakan, atau dilaksanakan’, karena ketiga kata tersebut bisamenggantikan satu sama lain.

Penggunaan KataBermakna DenotatifBagian TesisBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 49 (empat puluh sembilan)pemakaian kalimat bermakna denotatif. Pemakaian denotasi terdapat pada tekseksposisi dengan tujuan untuk menyatakan peristiwa atau keadaan yang sebenarnyasehingga pembaca dapat memahami maksud penulis pada teks eksposisi. Pemakaiankalimat denotatif dalam teks eksposisi bagian tesis dibuktikan pada databerikut.(4)     Galaksi diselenggarakan pada tanggal 15, 16, 17Desember 2016. (The/KDen/E01)Data (4) memiliki kata yang mengandungmakna denotatif. Pada data (4) menunjukkan kalimat tersebut mengandung maknayang sebenarnya. Hal ini terlihat ketika penulis menjelaskan kepada pembacatentang waktu pada saat acara Galaksi diselenggarakan.

Dengan menjelaskandetail waktu acara Galaksi diadakan, pembaca bisa langsung memahami maksudpenulis.Bagian ArgumenBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 88 (delapan puluh depan)pemakaian kalimat bermakna denotatif. Pemakaian denotasi terdapat pada tekseksposisi dengan tujuan untuk menyatakan peristiwa atau keadaan yang sebenarnyasehingga pembaca dapat memahami maksud penulis pada teks eksposisi. Pemakaiankalimat denotatif dalam teks eksposisi bagian argumen dibuktikan pada databerikut.(5)     Kami menata dan menghias bazar hingga larut malam. (Arg/KDen/E01)Data (5) memiliki kata yang mengandungmakna denotatif. Pada data (5) menunjukkan kalimat tersebut mengandung maknayang sebenarnya.

Hal ini terlihat ketika penulis menjelaskan ia bersamateman-temannya menata dan menghias stand bazar mereka hingga larut malamsehingga pembaca bisa langsung tahu jika penulis bersama rekannya berada disekolah hingga malam untuk mempersiapkan acara.Bagian PenutupBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 42 (empat puluh dua)pemakaian kalimat bermakna denotatif. Pemakaian denotasi terdapat pada tekseksposisi dengan tujuan untuk menyatakan peristiwa atau keadaan yang sebenarnyasehingga pembaca dapat memahami maksud penulis pada teks eksposisi. Pemakaiankalimat denotatif dalam teks eksposisi bagian penutup dibuktikan pada databerikut.(6)     Dalam tiga hari Galaksi, semua warga sekolah senangterutama murid. (Pen/KDen/E07)Data (6) memiliki kata yang mengandungmakna denotatif. Pada data (6) menunjukkan kalimat tersebut mengandung maknayang sebenarnya.

Hal ini terlihat ketika penulis sebagai salah satu wargasekolah merasa senang dengan diadakannya acara Galaksi di sekolahnya. Penulismenggunakan makna denotatif untuk mempermudah pembaca dalam memahami tekseksposisi tentang acara Galaksi.Penggunaan KataBermakna KonotatifBagian TesisBagian Tesis (Pembuka)Berdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 34 (tiga puluh empat)pemakaian kalimat bermakna konotatif. Pemakaian kata bermakna konotatifterdapat pada teks eksposisi dengan tujuan untuk memberikan nilai rasa berlebihsehingga pembaca dapat menggambarkan situasi penulis pada saat mengarang tekseksposisi. Pemakaian kalimat konotatif dalam teks eksposisi bagian tesis dibuktikanpada data berikut.(7)     Berlangsung sangat meriah (The/KKon/E03)Data (7) memiliki kata bermaknakonotatif. Penggunaan kata sangatpada potongan kalimat berlangsung sangat meriah menunjukkan penulis memberikan kesan yang berlebihan, karenakata ‘ramai’ yang sudah menunjukkan situasi banyak orang. Kata sangat meriah diungkapkan penulis untukmemberikan gambaran kepada pembaca bahwa situasi pada saat acara berlangsungdihadiri banyak orang dan penampilan yang memukau dari pengisi acara.

Bagian ArgumenBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 47 (empat puluh tujuh)pemakaian kalimat bermakna konotatif. Pemakaian kata bermakna konotatifterdapat pada teks eksposisi dengan tujuan untuk memberikan nilai rasa berlebihsehingga pembaca dapat menggambarkan situasi penulis pada saat mengarang tekseksposisi. Pemakaian kalimat konotatif dalam teks eksposisi bagian argumendibuktikan pada data berikut.(8)     Sangatlaris (Arg/KKon/E01)Data (8) memiliki kata bermaknakonotatif. Kata sangat pada potongankalimat sangat larismenunjukkan penulis memberikan kesan yang berlebihan. Penulis ingin menunjukkankepada pembaca bahwa dagangan yang dijualnya bersama teman-temannya di bazarterjual habis.Bagian PenutupBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 29 (dua puluh sembilan)pemakaian kalimat bermakna konotatif.

Pemakaian kata bermakna konotatifterdapat pada teks eksposisi dengan tujuan untuk memberikan nilai rasa berlebihsehingga pembaca dapat menggambarkan situasi penulis pada saat mengarang tekseksposisi. Pemakaian kalimat konotatif dalam teks eksposisi bagian penutupdibuktikan pada data berikut.(9)     Dengan sangat matang (Pen/KKon/E04)Data (9) memiliki kata bermaknakonotatif. Kata matang pada potongankalimat dengan sangat matang mengandung makna bukansebenarnya. Penulis menggunakan kata matanguntuk memberikan nilai rasa yang berlebihan. Kata matang mengandung makna sesungguhnya yaitu makanan yang telahdimasak dan siap untuk disantap, namun pada kalimat “Mungkin seluruh partisipan acara tersebut telah merencanakannya dengansangat matang hingga acara tersebuttidak banyak mengecewakan warga Maneba.” Kata matang memiliki arti bahwa acara tersebut telah dipersiapkan dandilaksanakan sesuai dengan susunan acara.

Penggunaan Kata IndriaBagian TesisBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 35 (tiga puluh lima)pemakaian kalimat yang memiliki kata indria. Pemakaian kata indria dalam tekseksposisi bagian tesis dibuktikan pada data berikut.(10) Banyak kegiatan (The/KIndria/E01)Data (10) memakai kata indria yangditunjukkan pada kata banyak kegiatan. Katatersebut digolongkan ke dalam indera penglihatan karena seseorang dapatmengetahui banyak atau sedikit menggunakan pancaindra yaitu mata. Penulis inginmenunjukkan bahwa banyaknya kegiatan yang diadakan. Kata kegiatan juga dapat digolongkan ke dalam indria peraba, karena kegiatan tersebut tidak hanyadapat dilihat menggunakan indera mata, tetapi dapat juga dilakukan menggunakanindera peraba berupa tangan dan kaki.Bagian ArgumenBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 106 (seratus enam)pemakaian kalimat yang memiliki kata indria.

Pemakaian kata indria dalam tekseksposisi bagian argumen dibuktikan pada data berikut.(11) Larut malam (Arg/KIndria/E01)Data (11) memiliki kata indria yangditunjukkan pada kata malam. Katatersebut digolongkan ke dalam indera penglihatan karena seseorang dapatmengetahui perbedaan pagi, siang, dan malam menggunakan pancaindra mata. Kataindria larut malam pada kalimat “Kami menata dan menghias bazar hingga larutmalam.” Menunjukkan penulis saat itu sedang berada di sekolah untuk menatadan menghias bazar hingga larut malam.

 Bagian PenutupBerdasarkan analisis data  ditemukan sebanyak 43 (empat puluh tiga)pemakaian kalimat yang memiliki kata indria. Pemakaian kata indria dalam tekseksposisi bagian penutup dibuktikan pada data berikut.(12) Ramai (Pen/KIndria/E01)Data (12) memiliki kata indria yangditunjukkan pada kata ramai. Katatersebut digolongkan ke dalam indera penglihatan karena seseorang dapatmengetahui ramai atau sepinya sebuah tempat menggunakan panca incera yaitumata. Penulis ingin menggambarkan situasi di acara tersebut meriah dan dihadiribanyak orang menggunakan kata ramai padakalimat “Ajang Galaksi sangat menarik danramai”.

Temuan PenelitianPenggunaan KataBersinonimBerdasarkan paparandata ditemukan penggunaan kata bersinonim dalam teks eksposisi karya siswakelas X MAN Kota Batu. Dari hal tersebut terdapat empat temuan. Temuan pertama, setiap teks eksposisikarya siswa menggunakan kata sinonim. Temuankedua, siswa MAN Kota Batu cenderung menggunakan sinonim kata yang samapada setiap paragraf teks eksposisi.

Temuanketiga, dalam menulis teks eksposisi, sebagian besar siswa kurangmenggunakan variasi kata. Hal ini dikarenakan pengetahuan kosakata siswa yangyang kurang. Temuan keempat,ditemukan beberapa siswa menggunakan variasi kata yang memiliki makna yanghampir sama.Penggunaan KataBermakna DenotatifBerdasarkan paparandata ditemukan penggunaan kata bermakna denotatif dalam teks eksposisi karyasiswa kelas X MAN Kota Batu.

Dari hal tersebut terdapat empat temuan. Temuan pertama, setiap teks eksposisikarya siswa menggunakan kata yang bermakna denotatif. Hal ini dikarenakan katabermakna denotatif mengandung makna sebenarnya sesuai pembatasan yang diberikanpeneliti. Temuan kedua, kata bermaknadenotatif tampak pada dialog antara penulis dengan narasumber.

Temuan ketiga, bahasa yang digunakanpenulis dalam menyusun teks eksposisi sesuai dengan situasi sebenarnya. Temuan keempat, beberapa siswamenggunakan kata-kata bermakna denotatif namun sulit dipahami oleh pembaca.Penggunaan KataBermakna Konotatif   Berdasarkan paparandata ditemukan penggunaan kata bermakna konotatif dalam teks eksposisi karyasiswa kelas X MAN Kota Batu. Dari hal tersebut terdapat empat temuan.

Temuan pertama, setiap karangan siswamenggunakan kata yang bermakna konotatif. Temuankedua, kata bermakna konotatif yang digunakan penulis untuk meyakinkanpembaca serta untuk menambah makna emotif atau nilai rasa dalam menggambarkansebuah peristiwa atau situasi tertentu. Temuanketiga, beberapa siswa menggunakan kata konotatif memiliki makna bukansebenarnya. Temuan keempat,terdapatbeberapa kata konotatif yang kehadirannya tidak sesuai konteks.Penggunaan Kata IndriaBerdasarkanpaparan data ditemuan kata-kata indria dalam teks eksposisi karya siswa kelas XMAN Kota Batu. Dari hal tersebut terdapat lima temuan.

Temuan pertama, tidak banyak kata indria yang ditemukan dalam tekseksposisi karya siswa. Hal ini dikarenakan tema dalam teks eksposisi dibatasioleh peneliti. Temuan kedua, beberapakata indria yang digunakan belum mengacu pada pancaindra. Temuan ketiga, beberapa penggunaan kata indria cenderung padaindera perasa yang tidak tampak pada hasil teks eksposisi karya siswa MAN KotaBatu. Temuan keempat, tidak ditemukankata indria yang menunjukkan indera penciuman. Hal ini dikarenakan penelitimemberikan tema yang cenderung lebih banyak pada indera penglihatan.

Temuan kelima, kata indria yang mengacupada indera penglihatan adalah kata indria yang paling banyak ditemukan padateks eksposisi karya siswa.PembahasanPenggunaan KataBersinonimBentuk yang bersinonim itu sebenarnyadapat menunjuk pada kata-kata yang mungkin sekali beda bentuknya, berbedaejaannya, berbeda pengucapannya, berbeda bentuk ortografisnya, tetapi memilikimakna yang sejajar, memiliki makna yang sepadan, atau memiliki makna yangserupa (Rahardi, 2009: 65). Berdasarkan hasil analisis 30 teks eksposisi karyasiswa kelas X MAN Kota Batu ditemukan banyak penggunaan kata bersinonim.

Data(2) kata ‘adalah’ pada kutipankalimat ‘Bulan Bahasa adalah salah satu event…’ bersinonim dengan kata’ialah, yaitu, merupakan’ (The/KSin/E03).Kata-kata tersebut digunakan untuk variasi kata dalam kalimat. Dalampenyusunannya pada sebuah kalimat, penulis dapat menggunakan salah satu kataantara ‘adalah, ialah, yaitu, merupakan’ karena pengertiannya yang samadan bisasaling menggantikan satu sama lain. Data lain yang memiliki kesamaan makna dandapat menggantikan satu sama lain ditemukan pada data (7) diadakan = diselenggarakan, dilaksanakan (Pen/KSin/E01), kata-kata tersebut digunakan sebagai variasi kata,dapat menggantikan satu sama lain karena pengertiannya yang sama.Penggunaan KataBermakna DenotatifSebuah kata yang hanya mengacu padamakna konseptual atau makna dasar berfungsi denotatif.

Putrayasa (2014: 10)berpendapat bahwa kata lain kecuali denotasi juga merupakan gambaran tambahanyang mengacu pada nilai dan rasa berfungsi konotatif. Nilai dan rasa katadiberikan oleh masyarakat. Oleh karena itu, sebuah kata akan dinilai tinggi,baik, sopan, lucu, biasa, rendah, kotor, porno, atau sakral bergantung padamasyarakat pemakainya.

Data (16) Dalamtiga hari Galaksi, semua warga sekolah senang terutama murid. (Pen/KDen/E07) merupakan kalimatbermakna denotatif yang memiliki nilai rasa. Penulis mengungkapkan rasa senangdan menikmati acara Galaksi bersama dengan siswa sekolah yang lain.

Teks eksposisikarya siswa kelas X MAN Kota Batu seluruhnya menggunakan kalimat yang bernilairasa positif, yakni bahagia, senang, menikmati, dan lain sebagainya.Penggunaan KataBermakna KonotatifRahardi (2009: 64) menyatakan bahwasebuah bentuk kebahasaan akan dapat diartikan berbeda atau tidak sama, karenahadir dalam konteks atau lingkungan situasi yang tidak sama. Hal ini ditemukanpada data (24) Para pembeli membanjiri stand (Arg/KKon/E11) memiliki kata bermaknakonotatif.

Kata membanjiri padapotongan kalimat para pembeli membanjiri stand menunjukkanpenulis memberikan kesan yang berlebihan. Penulis ingin memberikan nilai emotifyang lebih jelas kepada pembaca dengan menggunakan kata membanjiri, karena kata membanjiriberasal dari kata dasar yang makna sesungguhnya merupakan bencana alam, namunpada kalimat “para pembeli membanjiristand-stand mulai dari x-1 sampai x-12” yang berarti para pembeli mulaidari kelas x-1 sampai x-12 bersama-sama membeli makanan dan minuman di standbazar tersebut. Penggunaan Kata IndriaSuatu jenis pengkhususan dalam memilihkata-kata yang tepat adalah penggunaan istilah-istilah yang menyatakanpengalaman yang dicerap oleh pancaindria, yaitu cerapan indria penglihatan,pendengaran, peraba, perasa, dan penciuman. Karena kata-kata ini menggambarkanpengalaman manusia melalui pancaindria yang khusus, maka terjamin pula dayagunanya, terutama dalam membuat deskripsi (Keraf, 2010: 94).

Seperti pada data(29) Asri (The/KIndria/E04) katatersebut digolongkan ke dalam indera penglihatan karena seseorang dapatmengetahui suasana asri, sejuk, atau gersangnya suatu tempat menggunakanpancaindra yaitu mata. Penulis menggunakan kata indria asri untuk menyampaikan bahwa sekolah tempatnya belajar memilikisuasana yang asri. Pembaca juga dapat menggambarkan suasana tersebut.PenutupSimpulanBerdasarkan ketepatan penggunaan diksi,hasil analisis masing-masing diantaranya, (1) penggunaan kata bersinonim. (2)penggunaan kata bermakna denotatif, (3) penggunaan kata bermakna konotatif, dan(4) penggunaan kata indria. Masing-masing diksi ditemukan pada struktur tekseksposisi yang meliputi (1) teks eksposisi bagian thesis (pembuka), (2) tekseksposisi bagian argumen, dan (3) teks eksposisi bagian penutup.

  SaranBerdasarkan hasil penelitian yang telahdilakukan, saran yang bisa diberikan oleh peneliti berdasarkan paparan hasilpenelitian adalah sebagai berikut.1.     Bagi guru mata pelajaran disarankanuntuk memberikan penjelasan lebih  dalampilihan kata (diksi) kepada siswa agar dapat membedakan dan menggunakan diksiyang sesuai konteks pembelajaran.2.     Bagi siswa disarankan untuk belajarlebih dalam mengenai pilihan kata (diksi) serta mencari lebih banyak variasikata sehingga siswa mampu menggunakan kata secara tepat dan sesuai konteks.

3.     Ketiga, bagi peneliti selanjutnya,disarankan untuk melakukan penelitian pada aspek lain yang terkait dengan tekseksposisi.RujukanKeraf,Gorys. 2010. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta:PT Gramedia Pustaka UtamaMoleong,Lexy J. 2014. Metodologi PenelitianKualitatif edisi revisi.

Bandung: PT Remaja RosdakaryaNurchasanahdan Widodo.1993. Ketrampilan Menulis DanPengajarannya. Malang: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan InstitutKeguruan Dan Ilmu Pendidikan Malang Proyek Operasi Dan Perawatan FasilitasPriyatni,Endah Tri. 2014. Desain PembelajaranBahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.

Putrayasa,Ida Bagus. 2014. Kalimat Efektif (Diksi,Struktur, dan Logika).

Bandung: PT Refika AditamaRahardi,Kunjana. 2009. Penyuntingan BahasaIndonesia untuk Karang-Mengarang. Jakarta : Penerbit Erlangga1 NurFitria Rachmatika adalah mahasiswa jurusan Sastra Indonesia Universitas NegeriMalang. Artikel ini diangkat dari skripsi ProgramSarjana Pendidikan.2 DwiSaksomo adalah dosen jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang.