Pada Jalan, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 35

Padasaat ini dengan maraknya berbagai macam fasilitas umum membuat masyarakatsemakin selektif dalam memilih transportasi yang akan digunakan.

Dalamtransportasi darat sendiri masyarakat memiliki banyak pilihan untuk menggunakantransportasi mana yang diinginkan. Seperti, menggunakan angkutan kota,transjakarta, ojek, taxi, metro mini, kopaja, bajaj, dan transportasi online.Dan banyak masyarakat juga lebih memilih menggunakan KRL derngan alasan inginmenghindari macet dan KRL dianggap memakan waktu yang lebih efisien.  yang sedang banyak digunakan saat ini. Namun,KRL juga masih memiliki kekurangan seperti, padatnya  penumpang di waktu-waktu berangkat dan pulangkerja, gangguan sinyal yang menyebabkan datangnya kereta menjadi terlambat.

Kekurangan-kekurangan itulah yang membuat sebagian masyarakat beralih untuklebih memilih transportasi online.Adanyatransportasi online ini menimbulkan banyak polemic terhadap banyak pihak. Mulaidari masyarakat sebagai pengguna sampai pemerintah sebagai pengambil kebijakan.Sebenarnya hal tersebut umumnya wajar terjadi karena adanya perubahan zaman darizaman dimana masyarakat masih menggunakan transportasi konvensional yangsekarang sudah berubah menjadi zaman dimana sagala sesuatu dapat diperolehdengan cara online.

Mulai dari memperoleh makanan hingga menggunakantransportasi. Dengan adanya perubahan zaman ini membuat pemerintah harus ikutandil dalam pemecahan konflik ini, pemerintah dituntut untuk bersikap adildalam mengambil kebijakan bagi masyarakat, para pengendara online, dan jugapengendara konvensional. Perizinan terhadap kendaraan online menimbulkan banyakpertimbangan dari sisi kelebihan dan kekurangan dari izin yang akan diberikankepada para pengendara transpotrasi online. Dikarenakan adanya polemic ini, Lahirlah Surat Pemberitahuan NomorUM.3012/1/21/Phb/2015 yang diteken Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada tanggal9 November 2015.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

 Melalui surat tersebut, Menhub Jonan melarangberoperasinya ojek maupun taksi berbasis aplikasi online. Argumentasi Jonanbersandar pada tidak tercantumnya ojek sebagai jenis transportasi umum yangdiatur dalam undang-undang. Aturan yang dibuat itu mengacu pada UndangUndang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; PeraturanPemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, Keputusan MenteriPerhubungan Nomor KM 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang DiJalan Dengan Kendaraan Umum, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 69 Tahun1993 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang. Niat Menteri perhubungan Jonanmenegakkan aturan tersebut ternyata mendapatkan banyak protes dari masyarakat.Setelah di media sosial banyak bergejolak isu-isu tersebut, Menteri Perhubunganmemutuskan untuk mencabut Surat keputusan Pemberitahuan tersebut.

 Lalu, bagaimana jika pemerintah lebih prokepada adanya transportasi online, yang akan terjadi apabila pemerintahmemberikan izin kepada ojek berbasis online adalah bahwa pemerintah sudahmenyelamatkan banyak orang yang sedang mencari lapangan pekerjaan karenakendaraan online tersebut membutuhkan banyak supir untuk kelanjutan bisnisnya,adanya ojek online juga dapat mengurangi penggunaan emisi gas karena yangseharusnya satu orang membawa satu kendaraan jadi berkurang karena satukendaraan online dapat dipakai oleh banyak orang secara bergantian. Manfaatdari aplikasi berbasis online ini adalah bukan hanya dapat dijadikan sebagaitransportasi saja, tetapi juga dapat dijadikan sebagai tempat pemesananmakanan, tempat pemesanan untuk membersihkan rumah atau kantor, dan jugasebagai sarana pemesanan tiket nonton di bioskop. Namun, selain kelebihan-kelebihan yang telahdipaparkan diatas terdapat pula beberapa kekurangan yang ada pada transportasi online, seperti adanya pengemudiyang tidak sesuai dengan aturan yang sudah tertera pada perjanjian yang telahdibuat, dengan adanya transportasi online ini juga sangat berpengaruh burukpada pengemudi transportasi konvensional karena dapat mengurangi pendapatanyang seharusnya diperoleh mereka. Kekurangan yang selanjutnya adalah tiba-tibamelonjaknya harga pada waktu tertentu seperti, pada saat hujan deras dan padawaktu berangkat dan pulang kerja.  Jadi, sampai saat ini transportasi online masihdalam polemic pro dan kontra dalam pemberian izin dengan salahsatu alasanpronya adalah pemerintah sudah menyelamatkan banyak orang yang sedang mencarilapangan pekerjaan dan salahsatu alasan kontranya adalah adanya pengaruh burukterhadap pengemudi transportasi konvensional karena dapat mengurangi pendapatanyang seharusnya diperoleh. Dengan adanya pro dan kontra ini pemerintah harusmemberikan kebijakan yang terbaik dan tidak merugikan pihak manapun baik pihakkonvnsional ataupun pihak online.